Ulasan Buku: Orang Tua Yang Asik

Judul: Menjadi Orang Tua Yang Asyik
Penulis: Bunda Wening
Penerbit: Tinta Medina, Solo
Jenis: Parenting
Cetakan: Pertama, Desember 2013
Tebal: 315 Halaman
Aku beli buku ini waktu wisata buku ke Tiga Serangkai, Solo. Menjadi Orang Tua yang Asyik, Saatnya Mendengar Curhatan Si Buah Hati, karya Bunda Wening.
Beberapa waktu lalu, aku bertemu dan berkenalan dengan Bunda Wening, seorang konselor parenting dan terapis andal dari Yogya saat bareng mengisi workshop di Bank Indonesia Semarang. Buku bersampul pink ini adalah buku terbaru Bunda Wening. Selain buku ini, buku Bunda Wening yang kubaca adalah Bunda, Sekolah Pertamaku. Bentuk bukunya mungil, pas untuk dibawa di dalam tas untuk dibaca sewaktu-waktu.

 

Buku ini terbagi 4 bagian. Bagian petama adalah Coretan Bunda Wening, Gimana menjadi irang tua yang asyik? Bab ini dibuka dengan dialog seorang Bunda yang melarang anaknya Salwa main ini itu dengan berbagai alasan dan Salwa akhinrya ngambek bilang ibunya nggak asyik.

Ya, Sebagai orangtua kita harus mengetahui fitrah anak, yaitu bermain. Kok dilarang berkotor-kotor atau main sepuasnya hanya karena takut rumah kita berantakan? Kedua, kita harus memandang dari kacamata anak, betapa bermain itu menyenangkan. Kok tega yaa, kita melarang anak-anak melakukan hal yang menyenangkan? Rumah kotor, baju kotor, rumah berantakan kan bisa dibereskan lagi. Sedangkan bagi anak, bermain itu sama saja dengan belajar banyak hal.

 

Di bagian ini juga Bunda Wening menuliskan 4 cara belajar anak. Ada visual, kinestetis, dan auditori.Agar anak menyerap baik pelajaran, sebaiknya kita sesuaikan gaya mengajar kita dengan cara belajar anak tadi. Untuk mengetahui cara belajar anak kita, bisa dicek melalui tes sidik jari atau melalui pengamatan orang tua sehari-hari.
Bagian selanjutnya bagian 2-4, Perilaku Unik Anak, dibagi berdasarkan usia anak. Misalnya bab 2 Perilaku Unik Anak Usia 2-12 Tahun. Bagian ini berisi curhatan para orangtua dan anak yang didengar oleh Bunda Wening selama menjadi terapis dan konselor parenting. Misalnya gimana menghadapi anak yang rewel tidak jelas, atau ketika sulit berkonsentrasi.
Bagian 3 adalah Perilaku Unik Murid. Ini dia curhatan ibu guru di sekolah menghadapi berbagai perilaku murid-muridnya. Mulai dari murid yang mogok sekolah, murid jatuh-cinta, murid yang bertengkar. Buku ini asyik untuk dibaca orang tua dan guru. Bagian 4 adalah Perilaku Unik Remaja Usia 13-17 Tahun. Disini dibahas tahapan remaja, terus gimana menghadapi anak remaja kita yang membuka sistus porno, pemarah dan lainnya.
Sesi curhat ini benar-benar bisa membantu kita dalam mendidik anak dan mengatasi permasalahan yang timbul dalam interaksi dengan anak. Bunda Wening menuliskan jawabannya dengan bahasa santai dan tidak menggurui. Bahwa orang tua bisa menjadi sahabat anak. Bukan orang yang ditakuti anak. Ah, Semoga nanti bisa ikut kelas parenting Bunda Wening.
sumber: http://restandrelaxbooks.blogspot.co.id/2014/12/belajar-menjadi-orangtua-asyik-bersama.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *